Jumat, 14 Desember 2007

Tanam Bunga di Dada


Mari kita tanam bunga di dada kita
Biar wanginya merasuk ke kalbu dan semerbak ke dalam tingkah laku
Terpancar dalam pandangan mata dan membungkus setiap tutur kata

Bukankah sebaiknya cinta yang menjadi bingkai hubungan kita
Agar kasih menjadi pengikat yang erat
Rasa sayang membelai dalam tenang

Mari semai bunga di dada kita
Biar tumbuh harumnya jiwa yang tak lelah berkelana
Memberi makna di setiap helaian napas berirama

Bukankah sebaiknya harmoni yang menjadi gang perjalanan kita
Agar tak perlu lagi pertikaian yang sia-sia
Atau rasa cemburu dan iri yang mengiris hati

Biarlah segalanya berjalan apa adanya
Sebab memang begitu adanya
Tak mestilah kita mengingkari fakta
Tak pantas pula merekayasa cinta

Kenapa kau bilang mati rasa
Sementara lembah jiwamu penuh cakrawala
Kenapa pula kau harus pasrah pada lelah
Sementara ruang hatimu sedang berbinar dan merekah

Mari kita tanam bunga di dada kita
Biar kelopaknya menjadi nyanyian yang membelai jiwa
Aromanya mendendangkan syair-syair suka-cita
Dan putik sarinya menyerbuki cinta-kasih yang nyata

0 komentar: